Selasa, 09 April 2013

Aneka model interaksi kelas rangkap dalam PKR


 model interaksi pembelajaran kelas rangkap, model interaksi PKR, aneka model interaksi dalam kelas

Aneka Model Interaksi Kelas Rangkap dalam PKR.

Format atau model pembelajaran tersebut, antara lain sebagai berikut :
1)      Proses Belajar Arahan Sendiri (PBAS)
Model ini digunakan sebagai model belajar mandiri, yang bisaa dilakukan secara perseorangan maupun kelompok.  Inti dari pembelajaran ini yaitu mencari dan mengolah informasi kelompok atas dasar dorongan belajar dari dalam diri. Artinya, tanpa menunggu datangnya tugas atau perintah dari orang lain. Walaupun demikian, model ini akan diterapkan di sd, arahan dari guru masih tetap diperlukan dalam kadar yang tidak terlalu besar.
2)      Proses Belajar Melalui Keria Sama (PBMKS) yang meliputi :
a.       Olah Pikir Sejoli (OPS)
tahap 1: siswa menyimak pertanyaan guru
tahap 2; siswa diberikan kesempatan untuk berpikir
tahap 3: guru memberikan isyarat agar siswa secara berpasangan mendiskusikan jawaban yang telah dipikirkan sendiri
tahap 3: masing masing pasangan meyampaikan pendapatnya dalam diskusi kelas dengan bimbingan guru
b.      Olah Pikir Berebut (OPB)
tahap 1; guru mengjukan pertanyaan yang meminta banyak jawaban
tahap 2 ;siswa berpikir dan memberikan jawaban secara lisan
c.       Konsultasi Intra Kelompok (KIK)
d.      Tutorial Teman Sebaya (TTS)
tahap 1; memilih siswa yang mempunyai kemampuan di atas rata-rata
tahap 2; memberikan tugas khusus  untuk membantu temannya dalam bidang tertentu
tahap 3; guru memantau diskusi
tahap 4: berikan penguatan kepada kedua belah pihak agar baik anakyang membantu maupun yang dibantu merasa senang
e.       Tutorial Lintas Kelas (TLK)
tahap 1: pilih siswa yn memiliki kemampuan di atas rata-rata  di kelas di atasnya
tahap 2; berikan tugas untuk membantu siswa dik kelasnya
tahap 3; guru memantau proses saling membantu
tahap 4; berikan penguatan kepada siswa yngmembantu dan yang dibantu agar meraa senang
f.       Diskusi Meja Bundar (DMB)

g.      Tugas Diskusi dan Resitasi (TDR)
tahap 1: pemberian tugas dari guru
tahap 2; pelaksanaan diskusi kelompok siswa
tahap 3; pelaporan hasil diskusi
h.      Aktivitas Tugas Tertutup (ATTu)
model pemberian tugas yang meminta hanya satu saja jawaban yang benar, sedangkan
i.        Aktivitas Tugas Terbuka (ATTa)
model pemberian tugas yang meminta banyak jawaban/beraneka ragam